Kutipan Fatwa MUI No.1 tahun 2004 Tentang Bunga (Intersat/ Fa’Idah)

Belajar untuk membaca literasi dengan demikian tidak keliru untuk mengutarakan apa yg disampaikan. Disini kita sama-sama belajar agar menjadi paham dan saling mengkoreksi jika ada kekeliruan agar Bank Syariah mampu bersaing dengan Bank Non Syariah.

Pertama : Pengertian Bunga (Interest) dan Riba

  1. BUNGA adalah tambahan yg dikenakan dalam transaksi pinjaman uang (Al Qardh) yang diperhitungkan dari pokok pinjaman tanpa mempertimbangkan pemanfaatan/hasil pokok tersebut, berdasarkan tempo waktu, diperhitungkan secara pasti di muka, dan pada umumnya berdasarkan persentase
  2. RIBA adalah tambahan (ziyadah) tanpa imbalan yang terjadi karena penangguhan dalam pembayaran yang diperjanjikan sebelumnya. Dan inilah yang disebut Riba Nasi’ah

Kedua : Hukum Bunga (Interest), yaitu

  1. Praktek pembungaan uang saat ini telah memenuhi kriteria riba
    yang terjadi pada zaman Rasulullah SAW, yakni riba nasi’ah.
    Dengan demikian, praktek pembungaan uang termasuk salah satu
    bentuk riba, dan riba haram hukumnya
  2. Praktek pembungaan tersebut hukumnya adalah haram, baik
    dilakukan oleh Bank, Asuransi, Pasar Modal, Pegadaian, Koperasi,
    dan Lembaga Keuangan lainnya maupun dilakukan oleh individu.

Ketiga : Bermu’amalah dengan Lembaga Keuangan Konvensional

  1. Untuk wilayah yang sudah ada kantor/jaringan Lembaga Keuangan Syari’ah dan mudah dijangkau, tidak dibolehkan melakukan
    transaksi yang didasarkan kepada perhitungan bunga.
  2. Untuk wilayah yang belum ada kantor /jaringan Lembaga
    Keuangan Syariah
    , diperbolehkan melakukan kegiatan transaksi
    di lembaga keuangan konvensional berdasarkan prinsip dharurat/
    hajat

Ditetapkan : Jakarta. 05 Dzulhijjah 1424 H – 24 Januari 2004 M

MAJELIS ULAMA INDONESIA – KOMISI FATWA,

Ketua: K.H. Ma’ruf Amin
Sekretaris: Drs. Hasanudin, M.Ag

Sumber : h*tp://mui.or.id/wp-content/uploads/files/fatwa/32.-Bunga-InterestFaidah.pdf (ganti tanda bintang dengan huruf t)

Alhamdulillah BPRS Al Salaam menjadi bagian dari pangsa pasar Bank Syariah di Indonesia. Ayo ke Bank Syariah Al Salaam.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.