Tulisan berikut bersumber dari buku yang berjudul Menjawab Tudingan Miring Pada Bank Syariah, penulis Ahmad Ifham Sholihin & Zukhrufah az Zahra. Pada salah satu daftar isi di halaman 67-69 point 025 dengan judul Bank Syariah itu Mahal. Berikut isinya. Kritikan : Bank Syariah itu lebih mahal dibanding Bank Konven, jawaban :

  1. Apa itu mahal ? Ketika tidak murah
  2. Apa itu murah ? Ketika tidak mahal
  3. Apa definisi mahal ? Nilai yang lebih tinggi harganya oleh karena transaksi jual beli.

Mahal adalah tidak murah. Murah adalah tidak mahal. Murah mahal ada karena adanya NILAI atau HARGA. Transaksi yang menyebabkan adanya harga adalah transaksi Jual Beli.

Dengan demikian, murah mahalnya sesuatu itu akan masuk akal disebut murah atau mahal, jika ada harganya ada adanya transaksi jual beli.

Angsuran ringan tetapi pesta riba, itu ibarat ongkos ringan untuk pesta zina. Kebaikan hati dan kedermawanan pelaku pesta riba tak akan mengubah hukum pesta riba.

Tidak ada harga, kok disebut mahal atau disebut murah. Pada kredit di bank konventional itu tidak ada harga, kok disebut mahal atau disebut murah, maka silahkan kembali lagi belajar bahasa Indonesia.

Bank Syariah lebih mahal ? Ya, dibanding Bank Syariah lainnya, yang perjanjian (Akad) legalnya sama-sama jual beli dan jika angsuran maka sama-sama jangka waktu angsurannya. Baru deh masuk akal dibandingkan, mana yang lebih murah dan mana yang lebih mahal, contoh perbandingan :

  • Bank Syariah pakai Akad Jual Beli, ada harga, total hutang harus pasti, nasabah WAJIB TAHU total hutangnya, angsuran per bulannya, misalnya 3 Jt. Sedangkan Bank Konventional pakai akad kredit plus bunga anuitas atau efektif, tidak ada harga, tidak ada jual beli, total hutang harus tidak pasti, nasabah wajib tidak tahu total hutangnya, angsuran per bulannya 2,5 Jt.
  • Mana yang lebih murah ? Pikir sendiri. Angsuran 3 Jt dengan total hutang yang pasti dibandingkan angsuran 2,5 Jt yang jumlah hutangnya tidak pasti. Murah mana?

Bandingkan dahulu saja skema dan resikonya, jangan buru-buru menyatakan di Bank Konventional lebih murah. Kaji dahulu skemanya dari sisi tata Bahasa Indonesia dan dari sisi manajemen resiko.

Kesimpulan : Bank Syariah lebih mahal? Yes, Bank Syariah lebih mahal dibandingkan dengan Bank Syariah lainnya. Bank Syariah lebih murah dibandingkan dengan Bank Syariah Lainnya. Kalau murah mahalnya dibandingkan dengan kredit konventional, ya merusak tata Bahasa Indonesia, merusak akal.

NB : Kenapa Market Share Bank Syariah baru 5% ? Karena anda masih memelihara saldo di rekening Bank Konventional. Menjadi sponsor bagi industri Bank Konventional

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.