Kredit Bank Syariah BPRS Al Salaam Motor Mobil Pinjaman PembiayaanBolehkah nasabah dikenakan denda di Bank Syariah BPRS Al Salaam??? Nah itu adalah judul yang saat ini saya ungkap karena beberapa waktu terakhir sudah banyak yang bertanya entah mengetes atau tidak tau atau berusaha mencari celah agar tidak bayar angsuran dengan dalih macam-macam.

Pengenaan denda menjadi boleh (ada fatwanya) FATWA DEWAN SYARI’AH NASIONAL Nomor 17/DSN-MUI/IX/2000, yaitu Tentang Sanksi atas Nasabah Mampu yang Menunda-nunda Pembayaran. Karena dilihat dari dampaknya apabila tidak ada pengenaan denda, maka pasti banyak nasabah mampu yang sengaja menunda pembayarannya. Banyak mudhorot yang ditimbulkan. Dan mencegah bahaya itu lebih utama daripada menarik datangnya kebaikan.

Denda di Bank Syariah tidak boleh diakui sebagai Pendapatan Bank, karena hukum asalnya tadi yang haram, tetapi masuk dalam Pos Dana Kebajikan. Berbeda dengan Denda di Bank Konventional yang diakui sebagai Pendapatan Bank.

Bank syariah didirikan juga untuk kesejahteraan dan kemakmuran umat. Mari mulai menyemangati diri dan orang lain untuk ke bank syariah. Kalau oknum Bank syariah lagi gak bener ya mari diingetin aja biar jadi bener. Jangan ditinggalkan. Kita ingatkan dan kita dampingi mereka agar sukses paham tentang bank syariah. Temenin Bank Syariah. Tegur Bank Syariah dan pegawai-pegawainya jika masih ada yang gagal paham tapi jangan tinggalkan dan disisi lain kita tetap setia dengan Bank Konventional.
Sumber https://risalahalifham.wordpress.com/2015/12/02/faq-bank-syariah-vs-bank-murni-riba/

Hal yang sama dilakukan oleh BPR Syariah AlSalaam bahwa kami pun menerapkan denda atau sangsi keterlambatan pembayaran angsuran yang besarnya kami tentukan sesuai produk pembiayaannya dan dana tersebut untuk dana sosial bukan ke pendapatan. Adapun salah satu cara unuk menggugurkan denda adalah dengan membayar angsuran lebih cepat atau lebih awal sebelum jatuh tempo angsuran.

Membayar angsuran tepat waktu akan membuat nasabah menjadi pribadi yang Amanah sehingga tidak perlu lagi memperdebatkan apakah denda itu riba atau tidak. Pegawai BPRS AlSalaam sudah semaksimal mungkin meninggalkan praktik riba karena riba adalah urusan tidak hanya kepada sesama manusia namun ada pertanggungjawaban ke Allah swt. Dengan membayar angsuran tepat waktu tidak hanya menggugurkan denda namun membantu bank syariah untuk tetap semangat maju mengalahkan bank konventional.

Silahkan di Share Agar Yang Membutuhkan dapat Terbantu :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *