Buku Saku BPRS AlSalaam 10 Adab Utang Piutang Dalam Islam

Tersedia buku saku BPRS AlSalaam tentang 10 Adab Utang Piutang Dalam Islam yang dapat dimiliki secara Gratis dengan jumlah cetakan terbatas untuk nasabah pembiayaan syariah selain motor baru, yaitu nasabah dengan produk pembiayaan

Buku saku ini berisi tentang 10 adab dalam hutang piutang agar dapat menjadi pengingat bersama, yaitu

  1. Tidak Meremehkan Utang Meskipun Sedikit
    • HR at-Tirmidzi dan Ibnu Majah : Ruh seorang mukmin itu tergantung kepada utangnya sampai utangnya dibayarkan
  2. Berkata Jujur Kepada Pihak Yang Memberi Utang
    • HR Ahmad : Hendaklah kalian jujur, karena kejujuran menunjukkan kepada kebaikan dan kebaikan dapat menunjukkan ke surga
  3. Selalu Memenuhi Janji
    • QS Al Israa (34) : …Dan penuhilah janji, karena janji itu pasti dimintai pertanggung jawaban…
  4. Senantiasa Mendoakan Orang Yang Telah Memberi Utang
    • HR Ibnu Majah no.2415 : Semoga Allah memberi berkah pada keluarga dan hartamu. Sesungguhnya balasan salaf (pinjaman) adalah pembayaran dan pujian
    • Ya Allah…Ya Tuhan Kami, Berilah kelapangan, serta kemidahan dalam segala urusan kami, jadikan setiap rizki yang kami terima adalah rizki yang membawa keberkahan kepada kami dan keluarga kami, serta menjadi bekal untuk beribadah kepada-Mu dan mengabdi kepada-Mu
  5. Senantiasa Mencatat Utang Piutang
    • QS Al Baqarah (282) : Wahai orang-orang yang beriman apabila kalian melakukan utang piutang untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kalian menuliskannya.
    • Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis diantara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, maka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (diantaramu). Jika tak ada dua orang lelaki maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka yang seorang mengingatkannya. Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil; dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. Yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu….
  6. Memiliki Niat Yang Kuat Untuk Melunasi Hutang
    • HR Ibnu Majah no.2409 Al-Hafidz Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadist ini hasan : Allah akan bersama (memberi pertolongan pada) orang yang berutang (yang ingin melunasi utangnya) sampai dia melunasi utang tersebut selama utang tersebut bukanlah sesuatu yang dilarang oleh Allah
  7. Tidak Merasa Tenang Jika Tidak Melunasi Utang
    • HR Ibu Majah ~ shahih : Barangsiapa mati dan masih berutang satu dinar atau dirham, maka utang tersebut akan dilunasi dengan (diambil) amal kebaikannya, karena disana (akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham
  8. Bersegera Untuk Membayar Hutang
    • HR Bukhari Muslim no.2125 : Menunda membayar hutang bagi orang kaya adalah kezhaliman dan apabila seorang dari kalian hutangnya dialihkan kepada orang kaya, hendaklah dia ikuti
  9. Membayar Hutang Sebelum Ditagih
    • HR Bukhari, Muslim, Nasai, Abu Dawud, Tirmidzi : Sebaik-baik orang adalah yang paling baik dalam pembayaran utang
  10. Tidak Mempersulit dan Banyak Alasan Dalam Pembayaran Utang
    • HR An Nasa’i dan Ibnu Majah : Allah Azza Wa Jalla akan memasukkan ke dalam surga orang yang mudah ketika membeli, menjual, dan melunasi utang

In syaa allah kita semua selalu menjadi bagian dari orang-orang yang beriman yang selalu taat dalam menjalankan segala hal yang diperintah oleh Allah SWT . Aamiin