Pertanyaan yg sering ditanyakan kepada admin melalui telpon atau pesan WhatsApp (WA) seputar kredit syariah mobil baru dan bekas di BPRS Al Salaam, dan kali ini admin sampaikan jawaban atas pertanyaan, apakah pembiayaan kredit syariah mobil bisa tanpa asuransi?

Bisakah Kredit Mobil Syariah Tanpa Asuransi?

Pertanyaan tersebut akan admin bahas kedalam beberapa point agar dapat dipahami dan dimengerti.

  1. Pada dasarnya pengajuan pembiayaan kredit syariah mobil baru dan bekas di BPRS Al Salaam, pada komponen Total DP (TDP) sudah terinci salah satunya biaya asuransi mobil dengan pilihan TLO (Total Lost Only) atau kehilangan saja dan All Risk atau semua resiko yang muncul atas mobil yang dibiayai baik kecelakaan dan kehilangan
  2. Rekanan Bank Syariah AlSalaam untuk kemitraan Asuransi Syariah kendaraan bermotor hingga Februari 2020 ini adalah Asuransi Chubb Syariah
  3. BPR Syariah Al Salaam dalam menjalankan transaksi penyaluran dana kepada masyarakat pasti membutuhkan keamanan pembayaran angsuran sebagai pertanggungjawaban atas bagi hasil kepada nasabah yang menempatkan dana dalam bentuk Tabungan atau Deposito
  4. Dalam menjalankan transaksi perbankan syariah salah satunya mengenai Asuransi Syariah, BPRS AlSalaam mengacu kepada Fatwa DSN MUI (Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia, yang membolehkan penggunaan Asuransi Syariah
  5. Namun demikian, karena permintaan dari calon nasabah yang menginginkan untuk pembiayaan kredit syariah mobil bekas atau baru tanpa manfaat asuransi syariah, kini BPRS Al Salaam resmi membolehkan keinginan tersebut
  6. Untuk calon nasabah yang sudah menentukan pilihan mobilnya, untuk simulasi angsurannya nanti akan memiliki perbedaan dari sisi :
    • TDP mobil baru lebih tinggi yaitu minimal 30%
    • TDP mobil bekas, lebih tinggi yaitu minimal 45%
    • Margin, lebih tinggi dari reguler
    • Akad Pembiayaan Murabahah, terdapat pasal tambahan jika terjadi resiko mobil hilang

Resiko Beli Mobil Kredit Tanpa Asuransi

Benar bahwa peristiwa yang akan terjadi dikemudian hari adalah hal yang tidak dapat diduga, kewajiban manusia lah yang selalu berdoa, berusaha, berikhtiar dan bertawakal

Sama halnya atas kondisi resiko yang akan muncul dikemudian hari, tidak ada seorangpun yang mengetahui secara pasti. Bank Syariah yang memiliki fungsi sebagai jembatan atas mengelola dana nasabah yang melakukan penempatan dana di BPRS Al Salaam dalam bentuk produk Tabungan dan Deposito dan menyalurkannya dalam pembiayaan salah satunya mobil, untuk mencegah terjadi resiko yang sama-sama tidak diinginkan maka bermitra dengan Asuransi Syariah.

Perlu dipahami bahwa jika resiko kehilangan mobil terjadi, tidak ada salah satu pihak pun yang diuntungkan. Para pihak pasti rugi, yaitu Nasabah, Bank Syariah dan Asuransi Syariah.

Apalagi jika nasabah yang sudah terealisasi pembiayaan mobil syariah tanpa asuransi terjadi resiko kehilangan mobil. Tidak ada salah satu pihak pun yang diuntungkan. Kami sangat percaya nasabah akan amanah terhadapa janji sesuai QS Al Maidah Ayat 1 : Hai orang-orang yang beriman, penuhilah akad-akad perjanjian itu…. yang terdapat di Akad Pembiayaan, untuk tetap mengangsur hingga lunas.

Demikian jika nasabah terjadi resiko meninggal dunia, jika tidak diproteksi oleh Asuransi Syariah maka ketika nasabah wafat, hutang akan diwariskan kepada ahli waris hingga hutang lunas.

Manusia hanya bisa berencana dan hasil hanya milik Allah SWT, in syaa allah kita selalu dalam lindungannya dan dijauhan dari segala musibah.

Baik, jika masih ada pertanyaan atau pengajuan pembiayaan syariah mobil baru dan bekas. Bapak atau ibu dapat menghubungi team marketing pembiayaan syariah mobil kami.

Tersedia beberapa nomor marketing yg dapat di follow up, sehingga akan memudahkan bagi bapak/ ibu untuk mendapatkan informasi produk BPRS AlSalaam