Pembiayaan Syariah Modal Kerja untuk Menjalankan SPK Proyek

Brosur Update – Pembiayaan syariah modal kerja atau usaha untuk menjalankan Surat Perintah Kerja (SPK) Proyek dengan Akad Bagi Hasil. BPRS Al Salaam akan mendukung pemodalan sebagian atau seluruh dari nilai barang yg dibeli atau biaya operasional.

Pembiayaan Syariah Modal Kerja SPK/ PO BPRS AlSalaam

Pembiayaan syariah modal kerja SPK/ PO di BPRS AlSalaam adalah pembiayaan yang dikhususkan untuk pemilik usaha yang membutuhkan tambahan permodalan dalam menjalankan usahanya dengan dasar pekerjaan tercatat dalam SPK (Surat Perintah Kerja) atau PO (Purchase Order) sehingga jangka waktu pembiayaan pendek

Fitur dari Pembiayaan Syraiah Modal Kerja BPRS AlSalaam

  • Pilihan Akad, yaitu Murabahah, Istishna’, Mudharabah, Musyarakah dan Ijarah
  • Jangka waktu angsuran mengikuti lama kegiatan proyek
  • Pilihan pembayaran angsuran yg menarik, pembayaran pokok dan margin/ujroh/bagi hasil disesuaikan dengan kebutuhan
  • Margin / Nisbah Bagi Hasil Kompetitif
  • Jumlah Pengajuan Hingga 2 Milyar
  • Pilihan Jaminan/ Agunan adalah SHM/SHGB Rumah atau BPKB Mobil

Dokumen Persyaratan Pembiayaan Syariah Modal Kerja

  1. Surat permohonan pengajuan pembiayaan modal kerja / usaha
  2. Pemohon Perorangan :
    1. Fotokopi KTP Pemohon & Pasangan (Suami/Istri)
    2. Fotokopi Kartu Keluarga
    3. Fotokopi Akte Nikah/Cerai
  3. Pemohon Perusahaan :
    1. Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan
    2. Fotocopi NPWP dan NIB
    3. Fotocopi KTP para Pengurus
    4. Company Profile Perusahaan
    5. Fotokopi dokumen informasi keuangan usaha :
      + Laporan keuangan usaha (2 tahun terakhir)
      + Mutasi rekening koran (2 tahun terakhir)
  4. Fotokopi Jaminan
    1. STNK, BPKB dan faktur (jika jaminan berupa kendaraan)
    2. Sertifikat SHM/SHGB (jika jaminan berupa rumah/ruko/tanah)
  5. SPK/ PO
    1. Yang sudah dikerjakan (2 tahun terakhir) se-set hingga BAST
    2. Yang akan dikerjakan untuk dibiayai BPRS AlSalaam
    3. Jenis proyek/ usaha yang dapat dibiayai diantaranya pengadaan barang, jual beli, jasa konstruksi dan jasa lainnya
    4. Dapat dilakukan verifikasi

Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan

Pertanyaan (P) dan Jawab (J)

  1. (P) SPK atau PO apakah bisa menjadi jaminan atau agunan (J) SPK/ PO tidak bisa sebagai jaminan atau agunan, SPK/ PO sebagai dasar transaksi objek yang dibiayai BPRS AlSalaam dan untuk keamanan pembiayaan tersebut maka diperlukan agunan BPKB Mobil atau Sertifikat SHM/ SHGB atas nama perusahaan atau pengurus
  2. (P) Domisili perusahaan didaerah namun pekerjaan di seluruh Indonesia (J) Untuk saat ini area layanan BPRS AlSalaam masih dalam lingkup Jabodetabek dan Bandung sesuai jaringan kantor cabang dan kas yang dimiliki sehingga domisili pemohon/ jaminan wajib berada di Jabodetabek dan Bandung sedangkan proyek yang dijalankan diperbolehkan seluruh Indonesia dan dapat terverifikasi
  3. (P) Usaha baru berjalan belum 1 tahun (J) Merujuk persyaratan administrasi 2 tahun terakhir maka usia perusahaan wajib sudah berusia 2 tahun dan menjalankan usaha sesuai dengan bidangnya
  4. (P) Aset yang dimiliki ditaksir bernilai 100 Jt, apakah bisa dibiayai lebih itu (J) Untuk batas maksimal plafond yang dibiayai adalah kisaran maksimal 75% dari harga pasar wajar sehingga jika nilai aset 100 Jt maka maksimal plafond pembiayaan adalah 75 Jt
  5.  (P) Apakah bisa jangka waktu pembiayaan melebihi jatuh tempo SPK/ PO (J) Jangka waktu pembiayaan merujuk pada jatuh tempo penyelesaian SPK/ PO, jika ingin lebih lama diperkenankan namun hanya 1 bulan sejak sebagai upaya meminimalisir resiko mundurnya pelunasan
  6. dan sebagainya

Membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Marketing Pembiayaan Syariah Modal Kerja (<– Klik Link dan akan tersambung No Telp dan WA Team Marketing)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.