Pembiayaan Syariah Usaha Pembuatan Pertashop Akad Musyarakah

Alhamdulllah telah disetujui pada bulan Maret 2022 untuk kali kedua usaha nasabah yang telah berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT) untuk pekerjaan pembuatan Pertamina Shop atau dikenal dengan Pertashop dari PT Pertamina Retail sebagai pemberi proyek.

Apa itu Pertashop

Sedikit admin ulas apa itu Pertashop. Melansir dari Kompas.com, Pertashop adalah lembaga penyalur resmi milik Pertamina yang menjual bahan bakar subsidi, LPG non subsidi, dan produk ritel lain dari Pertamina. Lokasi pelayanan Pertashop Pertamina menyasar desa dan juga kota yang tidak terjangkau oleh SPBU dan membutuhkan pelayanan produk ritel Pertamina.

Melansir dari halaman kemitraan.pertamina.com. Pertashop (Pertamina Shop) adalah outlet penjualan Pertamina berskala tertentu yang dipersiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM non subsidi, LPG non subsidi, dan produk ritel Pertamina lainnya dengan mengutamakan lokasi pelayanannya di desa atau di kota yang membutuhkan pelayanan produk ritel Pertamina.

Pemberiaan Waad oleh BPRS AlSalaam

Menarik untuk disimak dan dipahami bahwa nasabah pada pengajuan pembiayaan syariah modal usaha kedua ini, BPRS AlSalaam memberikan janji (waad) untuk membiayai usaha yang dijalankan oleh nasabah hingga beberapa Milyar Rupiah dengan jangka waktu hingga 12 bulan kedepan, dengan demikian nasabah kini memiliki kepastian untuk tambahan modal usaha yg dijalankan dan tidak ragu untuk menerima orderan pekerjaan karena cukup menyerahkan Surat Perintah Kerja (SPK) terbaru dan kelengkapannya, insyaallah hitungan hari sudah dapat dicairkan dana dari BPRS AlSalaam.

Untuk nasabah agar mendapatkan keistimewaan waad pembiayaan syariah modal usaha dari BPRS AlSalaam, perlu minimal 1x pembiayaan syariah modal usaha regular dengan menjaga kualitas pembayaran lunas lancer tanpa ada keterlambatan pembayaran angsuran setiap bulan.

Nisbah Bagi Hasil Akad Musyarakah

Dasar pembiayaan syariah modal usaha yang disalurkan oleh BPRS AlSalaam adalah Surat Perintah Kerja (SPK) atau Invoice atau Work Order (WO) dan sejenisnya yang dimiliki nasabah dengan masa waktu jatuh tempo pekerjaan dan pembayaran masih ada. Kelengkapan yang diperlukan adalah

  1. Surat Perintah Kerja (SPK) atau Work Order (WO)
  2. Rencana Anggaran Pembelian (RAP) atau BOQ
  3. Timeline waktu pekerjaan

Realisasi pembiayaan syariah modal usaha pembuatan Pertashop ini menggunakan Akad Musyarakah dengan nisbah bagi hasil pendapatan bank berdasarkan porsi modal dari BPRS AlSalaam dan jangka waktu pembiayaan dengan mekanisme pembayaran pembiayaan pokok diahir waktu dan realisasi bagi hasil disetiap bulan.

Syarat Pengajuan Pembiayaan Syariah Modal Usaha Akad Musyarakah

Bagi kamu pemilik atau pengurus perusahaan yang memiliki kebutuhan dana untuk menjalankan proyek yang dimiliki, BPRS AlSalaam dapat membiayai proyek tersebut dengan beberapa ketentuan umum yaitu :

  1. Perusahaan PT atau CV sudah beroperasi minimal 2 tahun
  2. Perusahaan berkantor pusat di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Bandung
  3. Memiliki pembukaan yang teradminitratif
  4. Memiliki agunan BPKB Mobil atau Sertifikat Rumah atas nama pengurus atau keluarga pengurus perusahaan yang berlokasi di Jabodetabek sebagai jaminan atas pembiayaan yang akan disalurkan oleh BPRS AlSalaam
  5. Pengurus dan pemilik jaminan beserta pasangan memiliki hasil SLIK/ BI Cheaking Kol 1

Untuk details dari persyaratan yang dilampirkan, kamu dapat menghubungi team marketing kami. Penting bagi kamu untuk melengkapi persyaratan yang diperlukan agar analisa dan proses persetujuan pembiayaan syariah modal usaha dapat segera diputus

Berikut adalah kontak team marketing pembiayaan syariah modal usaha akad musyarakah di BPRS AlSalaam >> marketing BPRS AlSalaam