Pendanaan Proyek Jaminan SPK Apakah Bisa di BPRS AlSalaam

Pertanyaan pendanaan proyek jaminan SPK sering ditanyakan kepada admin ketika para pelaku usaha membutuhkan pembiayaan modal usaha atau modal kerja ke BPRS AlSalaam

Berikut adalah penjelasan yang dapat admin sampaikan atas banyaknya pertanyaan serupa apakah cukup dengan melampirkan PO (Purchase Order) dari perusahaan mitra usahanya untuk mendapatkan pembiayaan syariah alsalaam

Point Pendanaan Proyek SPK di BPRS AlSalaam

Merujuk pertanyaan diatas, jawaban yang pasti adalah tidak bisa dilakukan pembiayaan oleh BPRS AlSalaam, hal ini demikian dengan alasan :

  1. SPK (Surat Perintah Kerja) dan PO diakui oleh BPRS AlSalaam sebagai dasar transaksi atau objek yang dibiayai
  2. Agunan atau Jaminan tetap perlu dilampirkan sebagai pengaman serta solusi bagi BPRS AlSalaam , jika SPK dan PO yang dibiayai mengalami gagal bayar
  3. Agunan yang dapat dijaminkan adalah BPKB Mobil atau Sertifikat SHM- SHGB atas nama perusahaan atau pengurus

Kesimpulannya adalah jika kamu sebagai pengusaha dan memiliki SPK / PO dan mengingingkan SPK / PO dibiayai sekaligus sebagai jaminan maka hal tersebut belum dapat diproses oleh BPRS AlSalaam

Apapun alasannya meski SPK / PO tersebut dikeluarkan oleh perusahaan swasta terkenal bahkan pemerintahan, tetap BPRS AlSalaam memerlukan agunan BPKB Mobil atau Sertifikat SHM- SHGB atas nama perusahaan kamu atau pengurus yaitu Komisaris serta Direksi

Pembiayaan Pendanaan Proyek SPK / PO di BPRS AlSalaam

Bagi kamu yang sudah memiliki ketentuan diatas selanjutnya kamu dapat mengetahui seperti apa proses pengajuan pembiayaan pendanaan proyek SPK / PO di BPRS AlSalaam

  1. Akad yg digunakan adalah Akad Bagi Hasil
  2. Besar maksimum pembiayaan berdasarkan nilai liquidasi agunan
  3. Besar pembiyaan yang dapat disalurkan tergantung dari modal yang digunakan untuk menjalankan SPK / PO tersebut
  4. Besar porsi bagi hasil berdasarkan proporsi modal BPRS AlSalaam dan perusahaan kamu
  5. Tenor jangka waktu pembiyaan berpotensi dimundurkan 1 bulan dari tanggal jatuh tempo pembayaran termin SPK / PO untuk meminimalisir mundurnya pembayaran

Kenapa Pendanaan Proyek SPK / PO di BPRS AlSalaam

Hal yang perlu kamu ketahui kenapa pengajuan pembiayaan pendanaan proyek SPK / PO di BPR Syariah AlSalaam, yaitu

  1. Akad sesuai syariah
  2. Tanpa penalti, kamu dapat melakukan pelunasan pembiayaan sebelum jatuh tempo dengan tanpa dikenakan sangsi serta bagi hasil yang dibayar cukup sampai bulan pada saat kamu pelunasan bukan sampai jatuh tempo
  3. Jika pembayaran lancar sesuai dengan Akad, perusahaan kamu berpeluang mendapatkan produk pembiayaan bergulir
  4. Pembiayaan bergulir, adalah produk pembiayaan lanjutan yang diberikan BPRS AlSalaam untuk membantu modal usaha atau modal kerja perusahaan kamu dengan wa’ad plafond pembiayaan tertentu selama 1 tahun kedepan. Artinya perusahaan kamu tidak perlu lagi dipusingkan untuk kebutuhan modal usaha atau modal kerja karena BPRS AlSalaam sudah pasti akan membiayai, perusahaan kamu cukup melampirkan SPK / PO terbaru dan terverifikasi selanjutnya dapat langsung cair tanpa memerlukan proses adminitrasi kembali

Wilayah Layanan Pembiayaan Syariah Akad Bagi Hasil di BPRS AlSalaam

Saat ini BPRS AlSalaam hanya membatasi domisili perusahaan kamu di wilayah kerja BPRS AlSalaam yaitu Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Bandung. Jika perusahaan kamu berdomisili diluar wilayah tersebut maka belum dapat dilayani

Pastikan persyaratan administrasi perusahaan kamu lengkap dan masih berlaku, agar proses pembiayaan yang diajukan dapat berjalan dengan lancar

Hal Yang Perlu Diperhatikan dalam Pembiayaan Syariah Akad Bagi Hasil

Untuk proses administrasi pembiayaan, baiknya perusahaan kamu dapat memberikan kepada team marketing pembiayaan BPRS AlSalaam kontak bagian admin agar daftar persyaratan yang diperlukan dapat segera kami lakukan koordinasi.

Berikut persyaratan yang diperlukan untuk pengajuan pembiayaan syariah akad bagi hasil di BPRS AlSalaam

  1. Akta pendirian PT berserta pengesahan dari Kemenkumham
  2. Nomor Induk Berusaha beserta kelengkapannya
  3. KTP Pengurus
  4. Company Profile
  5. Neraca dan Laba Rugi 2 tahun terakhir
  6. Mutasi Bank 2 tahun terakhir
  7. SPK / PO yang sudah pernah dilakukan beserta invoice hingga BAST
  8. Ada baiknya point 7, admin kamu melampirkan rekapannya sejak SPK / PO terbit – pembayaran – hingga BAST (Run Down)
  9. SPK / PO yang akan dibiayai masih aktif dan tersedia BoQ atas plafond pembiayaan yang diajukan
  10. SPK / PO yang akan dibiayai dapat dilakukan verifikasi ke perusahan tsb
  11. Perusahaan kamu terbuka ketika dilakukan survey oleh BPRS AlSalaam

In syaa allah persyaratan administrasi tersebut pasti dimiliki oleh perusahan kamu. Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, kamu dapat menghubungi admin atau Team marketing BPRS AlSalaam