Promo Produk Pembiayaan Syariah AlSalaam bulan November dan Desember 2019 masih mendapatkan gratis biaya admin. Berikut daftar biaya Admin Bank kondisi normal :

  • Pembiayaan sd 50 Jt : Admin Bank 500 Rb
  • 50 Jt < Pembiayaan < 100 Jt : Admin Bank 1 Jt
  • 100 Jt < Pembiayaan < 200 Jt : Admin Bank 2 Jt
  • 200 Jt < Pembiayaan < 300 Jt : Admin Bank 3 Jt
  • > 300 Jt : Admin Bank 4 Jt

Promo Beneran Bebas Biaya Administrasi Bank

Alhamdulillah sekali nih jangan dilewatkan kesempatan dan penawaran terbaik ini, promo bebas biaya administrasi bank dengan rincian diatas untuk produk pembiayaan syariah untuk renovasi rumah, modal usaha dan modal kerja dengan Akad Murabahah (Jual Beli) beneran loh bukan promo kaleng-kaleng.

Promo terbaik dari BPRS AlSalaam untuk masyarakat agar dimudahkan dan diringankan biaya akad untuk kebutuhan pembiayaan syariah.

BACA : Brosur Tabel Angsuran Pembiayaan Syariah AlSalaam

Bagaimana, hemat kan ada biaya yg hilang jadi yg menjadi beban nasabah hanya biaya asuransi jiwa penghutang dan Notaris.

Manfaatkan produk ini renovasi bangun rumah karena tidak akan lama lagi mulai masuk musim hujan atau multiguna lainnya yg tidak melanggar syari.

Sebelum pengajuan ke BPRS Al Salaam, pastikan kembali kelengkapan dokumen yg perlu disiapkan, yaitu dolumen Asli dan Fotocopi KTP pemohon, pasangan dan pemilik jaminan, Kartu Keluarga, Buku Nikah, Agunan dengan pilihan BPKB Mobil atau Sertifikat Rumah (SHM/SHGB), Bukti Penghasilan Slip Gaji dan Mutasi Bank untuk gaji yg ditransfer masing-masing 3 bulan terakhir serta SK Pengangkatan sebagai Karyawan Tetap.

BACA : Nomor kontak Team Marketing Pembiayaan Syariah BPRS Al Salaam

Untuk agunan BPKB Motor belum bisa diterima kecuali, motor yg diperoleh dari pembiayaan di BPRS Al Salaam alias sebelumnya nasabah motor Bank Syariah Al Salaam dengan kualitas pembayaran angsuran lancar dengan keterlambatan angsuran maksimal 30 hari dan tidak berturut-turut. Masuknya nanti ke produk Refinancing BPRS AlSalaam.

Promo Tidak Berlaku Jika Akad Mudharabah (Bagi Hasil)

Promo bebas biaya administrasi bank tidak berlaku untuk pengajuan pembiayaan dengan Akad Mudharabah atau bagi hasil. Akad Mudharabah atau bagi hasil digunakan BPRS AlSalaam untuk nasabah yang memerlukan pembiayaan dengan dasar transaksi atau objek pembiayaan yang dibiayai berdasarkan :

  • Surat Perintah Kerja (SPK)
  • Invoice Pengadaaan Barang
  • dan sejenisnya

Ciri-ciri dari transaksi tersebut adalah terdapat informasi :

  • Nilai pekerjaan : nilai yang menjadi dasar berapa nominal dana yang dibutuhkan nasabah yang diajukan ke BPRS AlSalaam untuk mengerjakan pekerjaan tersebut, apakah 100% dana permodalan berasal dari BPRS AlSalaam atau sebagiannya
  • Jangka Waktu pekerjaan : periode waktu hingga jatuh tempo pekerjaan, hal ini salah satu hal yang menjadi penting untuk mengetahui berapa porsi nisbah bagi hasil yang akan disepakati. Untuk mengamankan pembayaran dan menjaga reputasi pembiayaan maka untuk jangka waktu pembiyaan yang diajukan akan ditambahkan minimal tambahan 1 bulan sejak jatuh tempo pekerjaan. Hal ini untuk meminimalisir resiko mundurnya pembayaran dari pemberi pekerjaan

Untuk Akad Mudharabah tetap menggunkaan fix aset yang dimiliki nasabah, baik berupa BPKB Kendaraan mobil yang berusia 10 tahun terakhir dengan merk pabrikan Jepang atau agunan seritikat tempat tinggal dengan legalitas sertifikat hak milik (SHM) atau sertifikat hak guna bangunan (SHGB) yang keduanya sudah beratas nama nasabah/ pasangan/ perusahaan/ pengurus perusahaan/ keluarga pengurus perusahaan.

Pastikan para pihak nama yang terlampir dalam pembiayaan syariah alsalaam memiliki reputasi track record BI Cheaking atau SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) dengan kualitas baik dan lancar. Salah satu saja memiliki reputasi yang tidak lancar maka proses tidak bisa dilanjutkan meski usaha valid, pekerjaan pasti dibayar, agunan mengcover nilai pembiayaan dan sebagainya.

Tidak ada solusi atau kompromi alasan apapun jika sudah terkedala kualitas pembayaran hutang di bank atau lembaga keuangan lainnya yang terlampir dari hasil BI Cheaking atau SLIK bahwa kualitas pembayaran hutang ditempat lain kualitas tidak lancar. Maka berhati-hati dan sederhana saja sebenarnya bahwa punya hutang wajib dibayar karena ketika disetujui pengajuan hutangnya dahulu pasti nasabah sudah dianggap sebagai nasabah mampu. Jika memang harus menjadi miskin karena membayar hutang maka kerjakan agar tidak terbebani setiap saat ditagih dan tercatat sebagai nasabah tidak lancar.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.